Skip to main content
IPEMI Kota Malang Gelar Halal Bihalal & Peringatan Hari Kartini, Perkuat Jejaring dan Kapasitas Pengusaha Muslimah
24
Apr 2026
IPEMI Kota Malang Gelar Halal Bihalal & Peringatan Hari Kartini, Perkuat Jejaring dan Kapasitas Pengusaha Muslimah

IPEMI Kota Malang Gelar Halal Bihalal & Peringatan Hari Kartini, Perkuat Jejaring dan Kapasitas Pengusaha Muslimah

24 Apr 2026 09:00
09:00 WIB
Selesai

Tentang Event

Malang, 24 April 2026 — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kelahiran RA Kartini di Hall Makky Resto Lt. 2. Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 pengusaha muslimah yang tampil anggun mengenakan kebaya dan kain tradisional, mencerminkan semangat Kartini yang elegan dan berdaya. Kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Ketua 1, Ibu Zam, yang menekankan pentingnya kebersamaan dan peningkatan kualitas diri dalam berwirausaha. “Momentum Halal Bihalal ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga untuk memperkuat sinergi dan keberanian perempuan dalam mengambil peran strategis di dunia usaha,” ujarnya penuh semangat. Selanjutnya, Sekretaris 1 Ibu Mufida memaparkan program kerja IPEMI ke depan yang berfokus pada penguatan kapasitas anggota, digitalisasi usaha, serta perluasan jaringan bisnis. “IPEMI hadir untuk menjadi rumah bertumbuh bagi para pengusaha muslimah—tempat belajar, berjejaring, dan saling menguatkan,” ungkapnya. Acara dipandu dengan penuh energi oleh MC, Ibu Retno, yang menghadirkan suasana hidup dan interaktif sepanjang kegiatan. Salah satu sesi utama adalah tausiyah bertajuk “Rahasia Pemanggil Kekayaan” yang disampaikan oleh Ustadzah Nurul, yang mengajak peserta untuk menyelaraskan ikhtiar usaha dengan kekuatan spiritual. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan praktis melalui seminar public speaking oleh Ibu Zenitha, yang membahas pentingnya komunikasi efektif dalam membangun brand dan kepercayaan pelanggan. Dilanjutkan dengan sesi dari Mas Gunawan yang mendorong para peserta untuk lebih terampil memanfaatkan platform Shopee sebagai sarana pengembangan bisnis digital. Acara turut didukung oleh sponsor METEOR CELLULER yang memperkenalkan produk terbaru OPPO dengan teknologi canggih, yang dinilai sangat relevan untuk mendukung aktivitas bisnis para pengusaha, khususnya dalam hal pemasaran digital dan komunikasi. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya lomba fashion antar peserta, yang dinilai oleh juri profesional dari LKP Tata Busana dan dosen Tata Busana Universitas Negeri Malang. Selain itu, lomba membungkus kado dan sesi tukar kado menjadi penutup yang hangat dan penuh kebersamaan. Pengurus IPEMI yang terlibat dalam kepanitiaan, Eris Dianawati, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya strategi pemberdayaan perempuan dalam konteks saat ini. Menurutnya, perempuan harus mampu menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri secara finansial, namun tetap menjaga keseimbangan dengan peran dan fitrah sebagai perempuan. “Perempuan berdaya adalah perempuan yang mampu berdiri secara ekonomi, cerdas dalam mengambil keputusan, namun tetap menjunjung nilai-nilai keluarga dan kodratnya. Di sinilah pentingnya komunitas seperti IPEMI untuk saling menguatkan,” ujarnya. Kegiatan ini diselenggarakan dengan misi mempererat silaturahmi antar anggota IPEMI sekaligus meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengusaha muslimah, termasuk mendorong adaptasi digital dalam bisnis. Semangat Raden Ajeng Kartini dihadirkan sebagai inspirasi perempuan yang mandiri dan berdaya. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh manfaat nyata berupa penguatan jejaring bisnis, peningkatan wawasan spiritual dan motivasi usaha, serta keterampilan praktis seperti public speaking dan digital marketing. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan gelar produk anggota, yang menjadi ajang promosi, memperluas pasar, dan membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha. Dalam sesi seminar, disoroti tantangan public speaking yang kerap dihadapi pengusaha, seperti kurang percaya diri, kesulitan menyusun pesan persuasif, minimnya pengalaman tampil, serta belum optimalnya penggunaan storytelling. Padahal, kemampuan ini sangat penting untuk membangun personal branding, memperluas relasi, dan meningkatkan penjualan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa pengusaha muslimah tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga terus berkembang secara intelektual, spiritual, dan sosial, selaras dengan semangat Kartini. @erzada