Skip to main content
FEB UNISMA Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Sukopuro Melalui Program Social for Society
26
Jun 2026
FEB UNISMA Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Sukopuro Melalui Program Social for Society

FEB UNISMA Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Sukopuro Melalui Program Social for Society

26 Jun 2026 12:00
12:00 WIB
Selesai

Tentang Event

Kabupaten Malang – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Social for Society bertema "Pengembangan UMKM Desa Melalui Implementasi Teknologi Digital dan Optimalisasi Pemasaran Berbasis Platform Digital" yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Aula Balai RW Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari Desa Sukopuro dan sekitarnya. Kegiatan menghadirkan Eris Dianawati, S.Pd., M.M., Akt., dosen Program Studi Manajemen FEB UNISMA, pelaku usaha sekaligus pengelola PT Dinova Kanaya Pratama, yang memperkenalkan BizHouse.id sebagai platform digital untuk membantu UMKM membangun etalase online, memperluas pemasaran, serta mengoptimalkan transaksi digital melalui QRIS. Dalam paparannya, Eris menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan bagi UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin kompetitif. "Digitalisasi tidak harus dimulai dari hal yang rumit. UMKM dapat memulai dengan memiliki etalase digital, memanfaatkan QRIS, serta membangun pemasaran yang konsisten melalui platform digital. BizHouse.id hadir sebagai mitra bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas akses pasar," jelas Eris. Turut mendampingi kegiatan tersebut Bpk. Budi Wahono, S.E., M.M., Kandidat Doktor sekaligus Sekretaris Program Studi Manajemen FEB UNISMA. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Kampus tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi masyarakat. Pendampingan digital kepada UMKM merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi desa sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi," ujarnya. Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen FEB UNISMA, Muhtarul Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu manajemen secara langsung. "Melalui Social for Society, mahasiswa belajar menjadi pendamping UMKM sekaligus mengaplikasikan ilmu pemasaran, manajemen usaha, dan transformasi digital agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya. Antusiasme peserta terlihat selama sesi pelatihan dan praktik penggunaan platform digital. Salah satu peserta, Hanik Arifatul Umah, pemilik Warung Sayur Segar dari komunitas UMKM Njabung, Kecamatan Jabung, mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan usaha melalui digitalisasi. "Selama ini kami masih mengandalkan pelanggan sekitar dan promosi dari mulut ke mulut. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya memahami pentingnya memanfaatkan BizHouse.id dan QRIS agar usaha lebih mudah dikenal, transaksi menjadi praktis, dan jangkauan pasar semakin luas. Semoga pendampingan seperti ini terus berlanjut sehingga UMKM desa semakin berkembang," ungkap Hanik. Melalui program Social for Society, Program Studi Manajemen FEB UNISMA berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Rama-2026)