WARUNG TAREN Resmi Hadir: Langkah Baru Sambal Doktor Menguatkan UMKM Kota Malang
Tentang Event
Malang, 7 Juli 2026 – Semangat pemberdayaan UMKM kembali hadir di Kota Malang melalui lahirnya WARUNG TAREN, sebuah booth kontainer yang menjadi sarana pengembangan usaha kuliner Sambal Doktor. Booth ini merupakan bantuan peralatan UMKM dari Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang disalurkan bekerja sama dengan IWAPI DPC Kota Malang. Bantuan tersebut menjadi tonggak baru bagi perjalanan Sambal Doktor, sebuah produk sambal khas yang telah diperkenalkan kepada masyarakat sejak tahun 2019. Produk ini dikembangkan oleh PT Dinova Kanaya Pratama dengan mengusung cita rasa pedas khas yang memiliki tingkat kepedasan setara 40 cabai lombok, menjadikannya identik dengan sensasi pedas yang berkarakter namun tetap nikmat disantap. Di balik lahirnya Sambal Doktor adalah sosok seorang dosen yang mulai merintis gagasan usaha ini ketika sedang menempuh pendidikan doktor pada tahun 2014. Nama "Doktor" tidak hanya menjadi identitas akademik, tetapi juga menjadi simbol bahwa dunia pendidikan mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini, Sambal Doktor telah mengantongi Sertifikat Halal, sebagai bentuk komitmen menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan dipercaya konsumen. Momentum peresmian WARUNG TAREN juga menjadi ajang peluncuran menu perdana bertajuk Sego Sambal Lawuh Endog. Menu sederhana yang sarat makna ini terdiri atas nasi hangat yang dipadukan dengan Sambal Doktor serta pilihan lauk telur sesuai selera pelanggan, yakni telur ceplok (mata sapi), telur dadar, atau telur rebus. Hidangan tersebut semakin lengkap dengan kuah kare tahu dan taburan serundeng yang menghadirkan cita rasa rumahan yang akrab di lidah masyarakat. Peluncuran menu perdana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut keluarga besar Mbolang 1996, mahasiswa mata kuliah Advanced Entrepreneurship FEB UNISMA ( Manajemen ) , anggota IWAPI DPC Kota Malang, serta warga sekitar Jalan Werkudoro, Polehan. Lokasi WARUNG TAREN sendiri berada di belakang GOR Kanaya Pratama, sehingga diharapkan dapat menjadi ruang bertumbuh bagi UMKM sekaligus menjadi destinasi kuliner baru bagi masyarakat. Founder Sambal Doktor menyampaikan bahwa bantuan booth kontainer bukan sekadar tambahan fasilitas usaha, tetapi menjadi amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan, inovasi produk, dan keberlanjutan usaha. "Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang. Kami percaya bahwa UMKM tidak cukup hanya pandai berjualan, tetapi juga harus terus belajar, beradaptasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan." Semangat tersebut sejalan dengan filosofi yang terus dipegang dalam membangun usaha, yakni bahwa UMKM tidak boleh berhenti belajar. Ketekunan (istiqomah) menjadi kekuatan untuk terus bertahan menghadapi perubahan, amanah menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan pelanggan, loyalitas membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen, sedangkan sifat fathonah mendorong pelaku usaha untuk terus cerdas membaca peluang dan menghadirkan inovasi. Dari nilai-nilai inilah diharapkan keberkahan usaha akan terus mengalir. Salah satu pembeli pada hari pertama peluncuran, Lensy, mahasiswa Program Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Gajayana (UNIGA) Malang, mengaku terkesan dengan konsep yang diusung. "Yang saya rasakan bukan hanya menikmati makanan yang enak, tetapi juga merasakan cerita di balik usaha ini. Konsep WARUNG TAREN sangat unik, menunya sederhana tetapi berkualitas, sambalnya benar-benar memiliki karakter khas. Saya berharap usaha seperti ini semakin berkembang karena memberikan inspirasi bahwa pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan bisa berjalan bersama." Sementara itu, Denny Febrianto, Senior Pendaki sekaligus Team Koordinator Mbolang 1996, menjelaskan filosofi di balik nama WARUNG TAREN. "Dalam bahasa Jawa, taren berarti menawarkan terlebih dahulu. Filosofi ini digunakan agar setiap pelanggan dapat menentukan sendiri porsi nasi maupun lauk yang benar-benar diinginkan. Dengan begitu tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Makanan adalah rezeki dan berkah yang harus disyukuri serta dihormati. Konsep sederhana ini juga menjadi bentuk edukasi agar masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi makanan." Melalui WARUNG TAREN, Sambal Doktor tidak hanya menghadirkan tempat makan, tetapi juga mengusung gerakan edukasi tentang penghargaan terhadap pangan, pengurangan limbah makanan (food waste), serta penguatan karakter kewirausahaan berbasis nilai. Kolaborasi antara Pemerintah Kota Malang melalui Diskopindag, IWAPI DPC Kota Malang, PT Dinova Kanaya Pratama, dunia akademik, komunitas, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kemajuan UMKM lahir dari sinergi berbagai pihak. Diharapkan WARUNG TAREN menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan menghadirkan usaha yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membawa manfaat sosial dan keberkahan bagi banyak orang. @nadjib-feb.unisma
Informasi Event
Tanggal
Tuesday, 7 July 2026
Waktu
09:45 WIB
Dibuat
4 weeks ago
Event Lainnya
FEB UNISMA Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Sukopuro Melalui Program Social for Society
26 Jun 2026
Mbolang Bareng 1996 Nikmati Keindahan Kawasan Konservasi Pantai Malang Selatan
02 Aug 2026
Diskopindag Kota Malang Tingkatkan Literasi Digital UMKM melalui Pelatihan Pembuatan Website dalam Program MBOIS Berkelas
15 Jul 2026