Skip to main content

Dari Rumah,
Untuk Negeri

Etalase Digital UMKM Indonesia

PRODUK TERBARU

Lihat Semua
Iceberg cheese cake uk 16/18
🍽️ Kuliner

Iceberg cheese cake uk 16/18

Fun bites

Rp 150.000
Jasa Penyelenggaraan Acara
🛠️ Jasa dan Layanan

Jasa Penyelenggaraan Acara

CAKRA SANCAYA

Rp 10.000.000
Kue Kering
🍽️ Kuliner

Kue Kering

Gelb's Bakery and Kitchen

Rp 85.000
Marmercake
🍽️ Kuliner

Marmercake

Gelb's Bakery and Kitchen

Rp 80.000
Makocizz
🍽️ Kuliner

Makocizz

Gelb's Bakery and Kitchen

Rp 15.000
Es teh dan es jeruk
🍽️ Kuliner

Es teh dan es jeruk

Kedai kocek mania

Rp 5.000
Mix platter
🍽️ Kuliner

Mix platter

Kedai kocek mania

Rp 10.000
Tahu kocek
🍽️ Kuliner

Tahu kocek

Kedai kocek mania

Rp 8.000

Menampilkan 8 produk terbaru dari 221 total produk

Memuat produk...
Mohon tunggu sebentar

UMKM Terbaru

Gelb's Bakery and Kitchen

Gelb's Bakery and Kitchen

Gelbi Fironika

📍 Jl. Simpang Ranugrati Selatan 3A No. 18A
Kedai kocek mania

Kedai kocek mania

Hikma Atiqah viandini

📍 Jl.Mayjen Haryono 193 Malang
CAKRA SANCAYA

CAKRA SANCAYA

Vita Aju Fasitawati

📍 Jl. Pelabuhan Ketapang 2 Perum Green Sukun Blok B12 Bakalan...
Dapur H10

Dapur H10

Nita Priyanti

📍 Perum Tirtamaya inside blok H10 Tirtomoyo

Berita & Kegiatan

Informasi terkini seputar event, kolaborasi, dan pengembangan UMKM

IWAPI Kota Malang Gandeng Dinova Kanaya Pratama Dorong Transformasi Digital UMKM Berbasis AI
Info Kampus & Kolaborasi UMKM
15 Jun 2026

IWAPI Kota Malang Gandeng Dinova Kanaya Pratama Dorong Transformasi Digital UMKM Berbasis AI

Malang, 15 Juni 2026 – Upaya memperkuat daya saing UMKM perempuan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus dilakukan oleh IWAPI DPC Kota Malang. Bertempat di Gedung Malang Creative Center (MCC) Lantai 3 Meeting Room, Senin (15/6/2026), diselenggarakan kegiatan Pelatihan Video AI by Dila Project yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IWAPI DPC Kota Malang dan PT Dinova Kanaya Pratama. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Ketua DPC IWAPI Kota Malang, Arin Suprastiwi, bersama Eris Dianawati yang mewakili PT Dinova Kanaya Pratama. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital UMKM melalui pemanfaatan teknologi AI, pemasaran digital, pengembangan branding, hingga kesiapan ekspor berbasis teknologi. Kegiatan dihadiri oleh sekitar 20 peserta yang berasal dari berbagai komunitas, pelaku UMKM, dan anggota IWAPI Kota Malang. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, terutama saat mengikuti sesi praktik pembuatan konten video berbasis AI yang dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung promosi usaha. Pelatihan menghadirkan Delima Sekarmira dari Dila Project sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Delima menjelaskan berbagai peluang pemanfaatan AI untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital UMKM, mulai dari pembuatan video promosi, konten media sosial, hingga strategi komunikasi visual yang lebih menarik dan efisien. Sementara itu, Eris Dianawati yang juga bertindak sebagai moderator dan fasilitator kegiatan, memperkenalkan konsep Etalase Digital Bizhouse.id sebagai salah satu solusi digital yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk secara online. Ketua DPC IWAPI Kota Malang, Arin Suprastiwi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen IWAPI dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing perempuan pengusaha di era digital. "Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis. Melalui kerja sama ini, kami berharap anggota IWAPI dan pelaku UMKM dapat lebih siap menghadapi transformasi digital," ujarnya. Kerja sama antara IWAPI DPC Kota Malang dan PT Dinova Kanaya Pratama juga menjadi momentum peluncuran inisiatif "IWAPI Go Digital & AI 2026", sebuah program kolaboratif yang berfokus pada penguatan literasi digital, pengembangan branding berbasis AI, pembuatan konten kreatif, digital marketing, hingga pendampingan bisnis berbasis teknologi bagi UMKM perempuan. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir lebih banyak UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu meningkatkan nilai tambah produk, serta memperluas akses pasar baik di tingkat nasional maupun internasional. #Lensy

Selengkapnya
Tim Mbolang Bareng 1996 Taklukkan Puncak Sarah Klopo, Tumbuhkan Semangat Pantang Menyerah dan Jiwa Wirausaha
Info Kampus & Kolaborasi UMKM
14 Jun 2026

Tim Mbolang Bareng 1996 Taklukkan Puncak Sarah Klopo, Tumbuhkan Semangat Pantang Menyerah dan Jiwa Wirausaha

Malang, 14 Juni 2026 – Semangat petualangan, kebersamaan, dan pembelajaran karakter kembali ditunjukkan oleh komunitas Mbolang Bareng 1996 melalui kegiatan pendakian menuju Puncak Sarah Klopo pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, hingga pelaku usaha ini menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus mengasah ketahanan fisik, mental, dan jiwa kepemimpinan. Puncak Sarah Klopo merupakan salah satu punggungan Gunung Penanggungan yang berada di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Dengan ketinggian sekitar 1.235 mdpl, lokasi ini dikenal sebagai spot pendakian favorit karena memiliki hamparan sabana yang luas dan panorama pegunungan yang memukau. Dari puncak, pendaki dapat menikmati kemegahan Gunung Penanggungan dari jarak dekat, bentangan Gunung Arjuno-Welirang di sisi barat, Gunung Bekel, serta panorama wilayah Trawas dan Pacet yang terlihat jelas saat cuaca cerah. Keindahan lanskap tersebut menjadikan Sarah Klopo sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati sunset maupun lautan lampu kota pada malam hari. Jalur yang dipilih oleh rombongan kali ini adalah via Kedungudi, sebuah jalur pendakian yang dikenal cukup menantang dengan karakter tanjakan yang relatif panjang, jalur tanah berbatu, serta beberapa titik yang memerlukan konsentrasi dan kehati-hatian ekstra. Pendakian dipimpin oleh Denny, yang akrab disapa Om Ined, dengan dukungan pengawalan dari Om Andy dan Om Agung yang memastikan seluruh peserta dapat menjalani perjalanan dengan aman dan nyaman. Salah satu peserta yang menjadi perhatian adalah Nathan, siswa kelas 5 SD berusia 10 tahun yang menjadi peserta termuda dalam rombongan. Meski usianya masih belia, Nathan mampu menyelesaikan pendakian hingga puncak bersama para peserta dewasa lainnya. Perjalanan dimulai sekitar pukul 12.15 WIB dari basecamp Kedungudi. Dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung, para peserta menapaki jalur pendakian yang terus menanjak hingga akhirnya berhasil mencapai puncak setelah menempuh perjalanan sekitar 3,5 hingga 4 jam. Setibanya di puncak, para peserta menikmati suasana alam, beristirahat, melakukan dokumentasi bersama, sekaligus mengabadikan momen kebersamaan yang penuh makna. Secara umum, pendakian menuju Sarah Klopo termasuk kategori pendakian menengah yang cocok bagi pendaki pemula maupun berpengalaman. Selain menyajikan tantangan fisik, jalur ini juga memberikan pengalaman menikmati keindahan alam dan suasana pedesaan yang masih alami. Tak heran jika Sarah Klopo mulai menjadi salah satu tujuan favorit bagi komunitas pendaki di wilayah Malang dan sekitarnya. Ketua tim pendakian, Om Ined, menyampaikan rasa bangga atas kekompakan dan semangat seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. "Pendakian bukan sekadar mencapai puncak, tetapi bagaimana kita belajar menghargai proses, saling menjaga, dan pulang bersama dengan selamat. Saya bangga karena seluruh peserta, termasuk pendaki pemula dan peserta termuda, mampu menunjukkan semangat pantang menyerah hingga kembali ke basecamp dalam kondisi sehat. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi ruh dari Mbolang Bareng 1996," ujar Om Ined. Menurutnya, kegiatan alam terbuka merupakan media pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter, keberanian menghadapi tantangan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun sesama anggota tim. Keberhasilan kegiatan ini juga tidak lepas dari peran Pak Arief yang bertindak sebagai Koordinator Dokumentasi. Dengan pembawaannya yang riang, komunikatif, dan penuh semangat, Pak Arief senantiasa membantu menjaga suasana perjalanan tetap menyenangkan, baik saat mendaki menuju puncak maupun ketika turun kembali ke basecamp. Selain berprofesi sebagai guru sekolah dasar, Pak Arief juga dikenal sebagai pelaku usaha kuliner yang tangguh dan ulet. Pengalamannya sebagai pendidik sekaligus wirausahawan membuatnya mampu menjadi teladan dalam hal ketekunan, kerja keras, dan kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan. "Di gunung maupun dalam dunia usaha, prinsipnya hampir sama. Kita harus sabar, mampu beradaptasi, dan terus bergerak maju meskipun jalannya menanjak. Yang terpenting adalah tetap menjaga semangat dan kebersamaan," ungkap Pak Arief. Bagi para mahasiswa yang turut serta, pendakian ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga. Sabila, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA), mengaku memperoleh banyak pelajaran selama perjalanan. "Pendakian ini mengajarkan bahwa setiap tujuan membutuhkan proses. Saat lelah di tengah perjalanan, kami saling menyemangati hingga akhirnya bisa sampai di puncak. Pengalaman seperti ini membentuk mental yang lebih kuat dan tidak mudah menyerah," tutur Sabila. Hal senada disampaikan oleh Zulfia, mahasiswi FEB UNISMA lainnya. "Di gunung tidak ada jalan pintas. Kita harus sabar, konsisten, dan terus melangkah. Saya belajar bahwa keberhasilan sering kali bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang mampu bertahan dan menyelesaikan perjalanan sampai akhir," katanya. Menurut dosen FEB UNISMA Malang, Eris Dianawati, kegiatan pendakian memiliki keterkaitan yang erat dengan pembelajaran dalam mata kuliah Kewirausahaan Lanjutan (Advance Entrepreneur). "Dalam kewirausahaan, seseorang harus memiliki keberanian mengambil tantangan, kemampuan membaca risiko, ketahanan menghadapi ketidakpastian, serta konsistensi mencapai tujuan. Semua nilai tersebut hadir dalam pendakian gunung. Saat mendaki, peserta belajar tentang perencanaan, kerja sama tim, kepemimpinan, pengambilan keputusan, dan pantang menyerah. Karakter-karakter inilah yang menjadi fondasi penting bagi seorang wirausahawan," jelas Eris Dianawati. Beliau menambahkan bahwa karakter entrepreneur tidak dibangun hanya melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang menguji daya tahan mental dan kemampuan beradaptasi di lapangan. Setelah menikmati suasana puncak dan melakukan dokumentasi bersama, rombongan kemudian turun kembali menuju basecamp. Kegiatan pendakian berakhir sekitar pukul 20.30–21.00 WIB ketika seluruh peserta tiba dengan selamat di basecamp Kedungudi. Sesampainya di bawah, para peserta menikmati hidangan hangat di warung sekitar basecamp sambil beristirahat, berbagi cerita pengalaman selama perjalanan, dan melepas lelah setelah menempuh perjalanan yang cukup menguras energi. Rombongan kemudian kembali menuju Kota Malang menggunakan dua unit kendaraan. Perjalanan berlangsung lancar dan seluruh peserta tiba kembali di rumah masing-masing dalam kondisi sehat, bugar, dan penuh semangat sebelum pukul 01.00 WIB dini hari. Pendakian Puncak Sarah Klopo tahun ini bukan sekadar perjalanan menaklukkan ketinggian 1.235 mdpl, tetapi juga menjadi ruang belajar tentang kepemimpinan, kolaborasi, ketangguhan mental, dan semangat kewirausahaan. Bu Guru Siska sempat merekam dari perangkatnya bahwa pendakian hari itu telah mencapai 20.434 langkah. Dari peserta termuda hingga para pendaki senior, seluruh anggota Mbolang Bareng 1996 membuktikan bahwa setiap puncak dapat dicapai melalui kerja sama, disiplin, dan tekad yang kuat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter yang dibutuhkan seorang wirausahawan: berani menghadapi tantangan, mampu mengelola risiko, kreatif mencari solusi, serta tetap istiqomah dalam mencapai tujuan. Dengan semangat "Naik Bersama, Turun Bersama, Pulang Bersama", Mbolang Bareng 1996 kembali menegaskan bahwa perjalanan terbaik bukan hanya tentang mencapai puncak, melainkan tentang bagaimana setiap anggota bertumbuh selama proses menuju puncak tersebut. @dyn_bn

Selengkapnya
Mahasiswa Advance Entrepreneur M7 FEB UNISMA Tunjukkan Semangat LIFA dalam Bazaar FEB UNISMA 2026
Info Kampus & Kolaborasi UMKM
11 Jun 2026

Mahasiswa Advance Entrepreneur M7 FEB UNISMA Tunjukkan Semangat LIFA dalam Bazaar FEB UNISMA 2026

Manajemen FEB Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali membuktikan bahwa semangat kewirausahaan tidak hanya dipelajari di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan secara nyata melalui partisipasi aktif dalam Bazaar FEB UNISMA 2026 yang berlangsung selama tiga hari, pada 9–11 Juni 2026, mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB. Mengusung semangat LIFA (Loyal, Istiqomah, Fatonah, dan Amanah) sebagai karakter utama calon entrepreneur, mahasiswa M7 menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengelola stand, melayani pelanggan, melakukan promosi, hingga menjaga kualitas produk selama kegiatan berlangsung. Salah satu capaian menarik datang dari kelompok mahasiswa yang berhasil mengembangkan produk turunan dari usaha keluarga menjadi produk yang lebih inovatif dan bernilai jual. Di antaranya adalah tim SOYALAND, inisiator brand adalah Zulfani Maulidia yang menghadirkan produk susu kedelai dengan konsep kemasan dan pemasaran yang lebih modern serta menyasar konsumen muda. Selain SOYALAND, stand M7 juga menampilkan berbagai produk unggulan seperti SIOM Keripik Tempe, Tahu Bulat, dan ARM Keripik Tempe, yang mendapat respons positif dari pengunjung bazaar. Produk-produk tersebut merupakan hasil kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi usaha yang telah ada sebelumnya menjadi lebih kompetitif di pasar. Tidak hanya mengandalkan produk mahasiswa, tim M7 juga membangun kolaborasi dengan berbagai UMKM senior mitra Bizhouse.id dan anggota IWAPI DPC Kota Malang, juga produk anggota IPEMI Kota Malang, antara lain Kiasta Batik, CV Andalan dengan produk kecap dan saus, Carang Mas NR, Rengginang Wiradja , serta Abon V Padjjiro. Kolaborasi ini menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pengelolaan usaha, distribusi produk, dan penguatan jejaring bisnis antara mahasiswa dan pelaku UMKM. Meskipun belum berhasil meraih predikat juara dalam kompetisi bazaar tahun ini, Stand 28 yang ditempati mahasiswa Advance Entrepreneur M7 mampu mencatatkan omzet penjualan mendekati Rp2 juta, sebuah pencapaian yang membanggakan di tengah persaingan puluhan stand peserta lainnya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak semata-mata diukur dari penghargaan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai ekonomi, membangun relasi pelanggan, dan mengembangkan pengalaman bisnis secara langsung. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi, kepatuhan terhadap aturan bazaar, kedisiplinan waktu, serta kekompakan tim yang terus terjaga selama tiga hari pelaksanaan kegiatan. Sejak pagi hari hingga bazaar berakhir, mahasiswa secara bergantian menjalankan tugas operasional, promosi, pelayanan konsumen, hingga pencatatan transaksi dengan penuh tanggung jawab. Eris Dianawati Dosen pengampu mata kuliah Advance Entrepreneur menyampaikan bahwa bazaar bukan sekadar kegiatan berjualan, melainkan laboratorium bisnis nyata yang melatih mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia usaha secara langsung. “Melalui bazaar ini, mahasiswa belajar tentang kerja sama tim, manajemen operasional, pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga membangun mental tangguh sebagai entrepreneur. Semangat LIFA yang mereka tunjukkan menjadi modal penting untuk membangun usaha yang berkelanjutan di masa depan.” Partisipasi aktif mahasiswa Advance Entrepreneur M7 dalam Bazaar FEB UNISMA 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi pengusaha yang kreatif, adaptif, dan berintegritas. Dengan semangat Loyal, Istiqomah, Fatonah, dan Amanah, mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga sedang membangun fondasi menjadi entrepreneur masa depan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Tagline Kegiatan "ZPreneur M7: Loyal Berkarya, Istiqomah Berusaha, Fatonah Berinovasi, Amanah Melayani." @madjid

Selengkapnya
IWAPI Kota Malang Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM pada Triwulan II 2026
Riset & Inovasi untuk Solusi UMKM
05 Jun 2026

IWAPI Kota Malang Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM pada Triwulan II 2026

Kota Malang – DPC IWAPI Kota Malang terus menunjukkan kiprahnya dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM melalui berbagai kegiatan strategis selama April hingga Juni 2026. Pada bulan April, IWAPI Kota Malang menandatangani kerja sama dengan PT BPR Putra Dana untuk memperluas akses pembiayaan bagi anggota, serta menyelenggarakan Peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung DPRD Kota Malang yang menghadirkan pameran produk UMKM, edukasi, dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi. Selain itu, anggota IWAPI aktif mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas, seperti pelatihan keterampilan di Malang Creative Center (MCC), sosialisasi perkoperasian, dan literasi keuangan bersama OJK dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Memasuki Mei 2026, IWAPI Kota Malang melanjutkan program pembinaan perempuan produktif melalui komunitas GASPOL dan pendampingan UMKM OJOL bersama Dinas Sosial Kota Malang. Organisasi juga mendorong peningkatan keterampilan usaha melalui Pelatihan Batik Cap dan Demo Baking bersama Edo Pastry yang diikuti peserta dari berbagai komunitas. Sementara pada Juni 2026, IWAPI Kota Malang turut berpartisipasi dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanaman Modal Kota Malang sebagai bentuk advokasi terhadap penguatan peran UMKM dalam ekosistem investasi daerah. Anggota juga terlibat dalam Program Technopreneur Diskopindag Kota Malang guna mendukung lahirnya wirausaha baru berbasis inovasi dan teknologi. Ketua DPC IWAPI Kota Malang, Arin Suprastiwi, SH, menyampaikan bahwa capaian berbagai program selama semester pertama tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan visi organisasi. Menurutnya, IWAPI tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha anggota, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, dan pembangunan ekonomi daerah. "Kami bersyukur berbagai program dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan seluruh anggota, mitra, dan stakeholder. Ke depan, IWAPI Kota Malang akan terus memperluas kolaborasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta mendorong lahirnya perempuan-perempuan pengusaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing," ujar Arin. Sementara itu, Anies Purnamasari, SE, selaku Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Keanggotaan, Database, Kesekretariatan, dan Kelembagaan, menilai bahwa keberhasilan pelaksanaan program kerja tidak terlepas dari penguatan tata kelola organisasi yang semakin tertata dan partisipasi aktif anggota. "Dari sisi kelembagaan, kami terus berupaya membangun budaya organisasi yang profesional melalui pengelolaan administrasi, dokumentasi kegiatan, koordinasi rutin, serta penguatan jejaring dengan berbagai pihak. Rekapitulasi kegiatan ini menunjukkan bahwa organisasi berjalan secara dinamis dan mampu menjaga kesinambungan program yang berdampak bagi anggota maupun masyarakat," jelas Anies. Ia menambahkan bahwa dokumentasi dan evaluasi berkala menjadi bagian penting dalam proses pengembangan organisasi agar setiap program dapat diukur manfaatnya dan menjadi dasar penyusunan program kerja yang lebih efektif di masa mendatang. Dalam Rapat Pleno DPC IWAPI Kota Malang yang diselenggarakan pada 5 Juni 2026 di Rumah BUMN BRI Kota Malang, anggota IWAPI sekaligus akademisi, Eris Dianawati, mendapat kesempatan memaparkan rekapitulasi kegiatan organisasi selama semester pertama tahun 2026. Dalam tanggapannya, Eris menilai bahwa pelaksanaan program dan rapat-rapat organisasi telah mencerminkan prinsip-prinsip manajemen rapat yang baik, yaitu proses sistematis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pertemuan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif. Menurut Eris, keberhasilan berbagai program IWAPI Kota Malang tidak terlepas dari persiapan yang matang, pelaksanaan yang terarah, serta tindak lanjut yang jelas dari setiap keputusan rapat. Pendekatan tersebut selaras dengan teori manajemen rapat yang menekankan efisiensi waktu, efektivitas komunikasi, serta kemampuan organisasi menghasilkan keputusan yang konkret dan dapat ditindaklanjuti. Dengan semangat kolaborasi, tata kelola yang baik, dan komitmen pemberdayaan perempuan, IWAPI Kota Malang optimistis dapat terus berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal serta mendukung pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkelanjutan. @erdiana

Selengkapnya
Penguatan UMKM Melalui Raperda Penanaman Modal dan Skema Pendanaan Riset Berkelanjutan
Riset & Inovasi untuk Solusi UMKM
03 Jun 2026

Penguatan UMKM Melalui Raperda Penanaman Modal dan Skema Pendanaan Riset Berkelanjutan

Malang – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal Kota Malang Tahun 2026 berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 13.00–17.00 WIB di Ruang Rapat Komisi A, Lantai 2 Gedung DPRD Kota Malang. Forum tersebut menghadirkan unsur DPRD, perangkat daerah, akademisi, organisasi profesi, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan yang memberikan masukan terhadap substansi regulasi investasi daerah. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal Kota Malang Tahun 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi UMKM sebagai bagian integral dari ekosistem investasi daerah. Perwakilan IWAPI DPC Kota Malang, hadir Ibu Anies Purnamasari selaku WKU 1 bersama Eris Dianawati, yang hadir sebagai pelaku UMKM, akademisi, pemerhati pemberdayaan ekonomi perempuan, sekaligus pendiri platform bisnis digital bizhouse.id, menyampaikan sejumlah masukan strategis untuk memperkuat substansi regulasi agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha lokal. Dalam kesempatan tersebut, Eris memberikan perhatian khusus terhadap Pasal 23 huruf c mengenai kemungkinan pemberian dana stimulan untuk pengembangan sektor prioritas tertentu. Menurutnya, ketentuan tersebut perlu diperkuat melalui skema implementasi yang mampu menjangkau UMKM secara lebih luas, terutama dalam aspek peningkatan kapasitas, inovasi produk, digitalisasi usaha, riset terapan, serta penguatan daya saing berbasis potensi lokal. “Pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui akses permodalan dan pasar. Yang tidak kalah penting adalah investasi pada pengetahuan, inovasi, riset, serta pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Dana stimulan perlu diarahkan sebagai instrumen pengungkit agar UMKM mampu naik kelas dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi global,” ungkap Eris. Lebih lanjut, Eris mengapresiasi pandangan Ketua Panitia Khusus Raperda, Bapak Harvad Kurniawan, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, organisasi masyarakat, komunitas usaha, dan pemerintah dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan. Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Kota Malang sebagai kota pendidikan, kota kreatif, dan pusat pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan. Menurut Eris, selama ini berbagai upaya pemberdayaan UMKM, pelestarian kearifan lokal, serta penguatan identitas budaya Kota Malang telah banyak dilakukan melalui kegiatan riset dan pengabdian masyarakat yang melibatkan perguruan tinggi maupun organisasi usaha. Namun, sebagian besar program tersebut masih bergantung pada kompetisi hibah eksternal dan pendanaan internasional yang prosesnya sangat kompetitif. “Selama beberapa tahun terakhir kami berupaya mengembangkan program pemberdayaan UMKM melalui riset dan pengabdian masyarakat dengan mencari dukungan hibah dari berbagai lembaga nasional maupun internasional. Padahal isu yang diangkat sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat Kota Malang, mulai dari penguatan UMKM perempuan, digitalisasi usaha, hingga pelestarian produk berbasis budaya lokal. Karena itu, kami berharap kepedulian yang sama juga dapat diwujudkan melalui dukungan pendanaan daerah yang bersumber dari anggaran legislatif maupun program pembangunan daerah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan skema pendanaan riset kolaboratif berbasis kebutuhan daerah akan memberikan manfaat jangka panjang karena menghasilkan rekomendasi kebijakan, model pemberdayaan, inovasi produk, serta solusi yang dapat langsung diterapkan oleh UMKM. IWAPI Kota Malang memandang bahwa investasi yang berkualitas bukan hanya menghadirkan modal dan pembangunan fisik, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia, memperkuat ekosistem kewirausahaan, serta menciptakan ruang kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Melalui Raperda ini, diharapkan lahir kebijakan investasi yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat kemandirian UMKM, memberdayakan perempuan pelaku usaha, serta menjaga keberlanjutan kearifan lokal dan identitas budaya Kota Malang sebagai aset pembangunan yang bernilai strategis. Berikut versi yang lebih singkat, efektif, dan tetap bernilai strategis untuk dimasukkan ke dalam rilis: Wakil Ketua Umum I IWAPI DPC Kota Malang, Anies Purnamasari, SE, juga menyampaikan usulan terkait ketentuan prioritas penyerapan tenaga kerja lokal. Menurutnya, investor yang beroperasi di Kota Malang perlu didorong untuk memanfaatkan tenaga kerja lokal yang telah memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Anies mengusulkan agar tenaga kerja yang tergabung dalam program GASPOL dapat menjadi salah satu sumber rekrutmen bagi investor, mengingat mereka telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan sesuai kebutuhan dunia kerja. “Investasi yang masuk ke Kota Malang harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, tenaga kerja lokal yang telah memiliki kompetensi perlu mendapat prioritas sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara investor dan masyarakat Kota Malang,” ujarnya. Usulan tersebut sejalan dengan semangat Raperda yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. @erdiana

Selengkapnya
IWAPI Kota Malang Gandeng EDO Pastry Hadirkan Demo Baking 10 Menu, Diikuti 42 Peserta dari Berbagai Komunitas
Kemitraan Strategis & Jejaring Kolaborasi
01 Jun 2026

IWAPI Kota Malang Gandeng EDO Pastry Hadirkan Demo Baking 10 Menu, Diikuti 42 Peserta dari Berbagai Komunitas

Malang, 31 Mei 2026 – Antusiasme pelaku UMKM dan perempuan pengusaha terlihat dalam kegiatan Demo Baking EDO Pastry yang diselenggarakan di Kafe Bunker Gedong Ijen Kota Malang, Minggu (31/5). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini berhasil menghadirkan 42 peserta aktif, melampaui target awal panitia sebanyak 30 peserta. Peserta berasal dari berbagai komunitas dan latar belakang usaha, di antaranya anggota IWAPI DPC Kota Malang, komunitas GASPOL, pelaku UMKM kuliner, fashion, kerajinan, serta Manajemen PT Sukanda Djaya. Kegiatan dibuka oleh Ketua DPC IWAPI Kota Malang, Ibu Arin Suprastiwi, SH, yang menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan jejaring usaha bagi perempuan pengusaha di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin dinamis. Acara utama berupa Demo Baking Intensif selama tiga jam dipandu oleh Bapak Asep Irwansyah bersama tim EDO Pastry yang bermitra dengan PT Diamond Cold Storage dan PT. Sukanda Djaya. Pada kesempatan tersebut, Chef Sari Utami (sering dikenal sebagai Chef Sari) adalah seorang Pastry Chef profesional bersertifikasi BNSP dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia pastry. Ia saat ini dikenal luas sebagai Technical Chef dan brand ambassador untuk Edo Food praktisi bakery berpengalaman, mendemonstrasikan 10 menu unggulan bakery dan pastry sekaligus membagikan pengetahuan mengenai teknik produksi, pemilihan bahan baku, pengemasan produk, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), Menu Cost, serta strategi penentuan harga jual yang kompetitif. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan diskusi yang menunjukkan tingginya minat peserta untuk mengembangkan usaha kuliner mereka. Selain mendapatkan keterampilan teknis, peserta juga memperoleh wawasan praktis mengenai pengelolaan usaha bakery yang berkelanjutan. Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya bazaar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan, antara lain Sambal Bu Rusdan, Tas Anyam Bu Tunik Batu, koleksi fashion Ginger Potato Gallery, produk Andalan Kecap Manis, serta produk pangan dan kesehatan dari Phyto Fresh Malang. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyediakan berbagai hadiah dan doorprize menarik. Seluruh peserta menikmati makan siang yang disiapkan oleh tim Kafe Bunker Gedong Ijen di bawah koordinasi Ibu Dewi, dengan sajian menu ayam aneka saus yang mendapat sambutan positif dari peserta. Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga hadir melalui platform digital bizhouse.id yang selama ini aktif mendampingi pelaku usaha dalam pengembangan pemasaran digital, branding, dan perluasan akses pasar. Menurut Eris Dianawati, selaku PIC kegiatan yang mendampingi proses sosialisasi hingga pelaksanaan acara, keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan UMKM terhadap pelatihan berbasis praktik masih sangat tinggi. "Satu team sebagai PIC dengan Mbak Lensy Destyaningrum, mahasiswa master SDM, kami sangat bersyukur karena antusiasme peserta luar biasa. Dari target awal 30 peserta, kegiatan ini berhasil diikuti oleh 42 peserta aktif dari berbagai komunitas dan sektor usaha. Ini membuktikan bahwa pelaku UMKM sangat membutuhkan pelatihan yang aplikatif dan dapat langsung diterapkan dalam usaha mereka," ujarnya. Sebagai anggota IWAPI , pemerhati UMKM dari kalangan akademisi, sekaligus pemilik platform digital UMKM bizhouse.id, Eris menambahkan bahwa kolaborasi antara organisasi pengusaha, dunia industri, dan platform digital merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem UMKM. "Kolaborasi antara IWAPI DPC Malang, PT Sukanda Djaya, EDO Pastry, PT Diamond Cold Storage, dan bizhouse.id menjadi contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas UMKM secara berkelanjutan," tambahnya. Dalam penutupan acara, Ketua DPC IWAPI Kota Malang, Ibu Arin Suprastiwi, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, mitra, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. "Kegiatan ini membuktikan bahwa perempuan pengusaha dan pelaku UMKM memiliki semangat besar untuk terus belajar, berinovasi, dan berkembang. Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun UMKM yang tangguh dan berdaya saing," ujarnya. "Terimakasih Kami ucapkan terkhusus untuk Ibu Atik Santoso, Pemilik Rumah Produksi Bakpia Menuk, dari WKU 1 IWAPI DPC Sleman yang menjadi narahubung bersama WKU 1 IWAPI DPC Kota Malang, Ibu Anies Purnamasari, SE, dalam disusi dan usulan kegitan Baking Demo ini. Beliau berharap sinergi antara organisasi, dunia usaha, komunitas, dan platform digital dapat terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan yang mampu mendorong semakin banyak UMKM naik kelas serta memperluas pasar usahanya. "Makasih buat smua yg di berikan hari ini... Next pengen ikut lg" testimoni Arafa sebagai peserta kelas basic demo baking siang itu. Kegiatan ditutup dengan sesi networking, foto bersama, dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Tentang Kegiatan: Nama Kegiatan: Demo Baking EDO Pastry Tanggal: Minggu, 31 Mei 2026 Tempat: Kafe Bunker Gedong Ijen, Kota Malang Peserta: 42 orang Penyelenggara: EDO Pastry Mitra: IWAPI DPC Kota Malang, PT Sukanda Djaya, PT Diamond Cold Storage, Edo Pastry dan bizhouse.id Materi: Demo Baking 10 Menu Unggulan, HPP, Menu Cost, dan Pengembangan Usaha Bakery. @erdiana

Selengkapnya

Supported By

GABUNG SEBAGAI ANGGOTA

Bergabunglah dengan BizHouse.id, platform digital terdepan untuk UMKM rumahan! Kembangkan usaha Anda dan raih pasar yang lebih luas bersama komunitas yang solid.

Tujuan Platform BizHouse.id

Profil Usaha & Produk

Menyediakan profil usaha dan katalog produk digital yang profesional untuk setiap anggota komunitas.

Media Informasi & Promosi

Memperluas jangkauan pasar dari tingkat perumahan hingga nasional melalui media digital terintegrasi.

Jejaring & Kolaborasi

Memperkuat jejaring antar pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan, dan pemasaran kolaboratif.

Manfaat Bergabung di BizHouse.id

Bagi UMKM Rumahan

Etalase Digital Terpadu

Profil usaha dan produk tampil online sehingga mudah ditemukan pembeli.

Jangkauan Pasar Luas

Produk lokal dapat dikenal hingga tingkat kota bahkan nasional.

Promosi & Penjualan Efisien

Dukungan media digital dan kampanye bersama menekan biaya promosi.

Pelatihan & Pendampingan

Akses ke pelatihan bisnis, pemasaran, dan teknologi untuk peningkatan kapasitas.

Bagi Komunitas UMKM

Jejaring Kolaboratif

Memperkuat hubungan antaranggota melalui pemasaran dan acara bersama.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Eksposur Kolektif

Komunitas mendapat citra positif sebagai pusat produk lokal berkualitas.

Inovasi & Pertukaran Ide

Wadah berbagi pengalaman, inovasi produk, dan strategi bisnis.